Proses penanganan korban musibah tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Riau terus memobilisasi dukungan fasilitas pendukung medis dari berbagai pihak. Langkah siaga dilakukan saat PMI salurkan bantuan ratusan kantong jenazah kedap udara guna mendukung kelancaran proses evakuasi dan identifikasi korban di pelabuhan. Penyediaan perlengkapan pemulasaraan ini bertujuan untuk menjamin penanganan jasad para korban dapat dilakukan secara terhormat, ramah standar kesehatan, dan sesuai prosedur medis yang berlaku. Dukungan ini diserahterimakan langsung kepada tim pemulasaraan jenazah gabungan di lokasi krisis.
Kantong tempat jasad yang disalurkan ini terbuat dari bahan PVC berkualitas tinggi yang tebal, kedap air, dan memiliki sistem pengunci rapat yang standar. Penggunaan perlengkapan standar medis ini sangat penting untuk mencegah kebocoran cairan tubuh serta penularan bakteri berbahaya selama proses pemindahan dari kapal evakuasi ke daratan. Berdasarkan siaran pers PMI Riau, penyiapan sarana kedaruratan ini dilakukan untuk mengantisipasi ditemukannya korban meninggal dunia dalam pencarian penyisiran laut yang meluas. Penanganan jasad yang baik merupakan bagian dari penghormatan terhadap martabat manusia.
Selain menyalurkan perlengkapan penampungan jasad, tim relawan juga menerjunkan personel khusus yang ahli dalam membantu proses identifikasi medis korban meninggal dunia. Petugas berkolaborasi erat dengan tim Disaster Victim Identification kepolisian dalam mencatat data medis fisik, pakaian terakhir, dan barang bawaan korban. Keakuratan pencatatan identitas fisik ini sangat dibutuhkan untuk membantu pencocokan data medis dengan dokumen identitas dari keluarga korban yang melapor. Pencatatan yang teliti mencegah terjadinya kekeliruan penyerahan jenazah kepada keluarga yang berduka.
Fasilitas peti jenazah, perlengkapan kain kafan, serta bahan pemulasaraan agama juga disiapkan secara gratis di posko penampungan duka bagi keluarga korban. Lembaga kemanusiaan ini memastikan bahwa seluruh proses pengurusan jasad hingga siap diberangkatkan ke rumah duka tidak membebani biaya apa pun kepada keluarga yang tertimpa musibah. Pendampingan rohaniwan dari berbagai agama turut disediakan untuk memimpin doa pemakaman secara santun dan terhormat. Kepedulian menyeluruh ini memberikan rasa tenang bagi keluarga yang sedang berduka mendalam.
Armada ambulans jenazah khusus juga disiagakan untuk mengantar jasad para korban menuju alamat rumah duka di berbagai wilayah kabupaten maupun luar provinsi. Pengemudi armada terlatih dikerahkan untuk memastikan pengantaran jenazah dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan di sepanjang jalan darat. Koordinasi antar posko daerah diperketat agar proses penyerahan jenazah kepada pihak keluarga di lokasi tujuan dapat berlangsung secara akuntabel. Pelayanan penanganan duka ini dijalankan dengan penuh rasa empati dan profesionalisme tinggi.
Pasokan dukungan sarana pemulasaraan jenazah ini dipastikan akan terus ditambah menyusul masih berjalannya operasi penyisiran pencarian korban hilang di perairan. Lembaga kemanusiaan berkomitmen untuk selalu hadir memberikan bantuan terbaik dalam setiap tahap penanganan krisis bencana maritim tersebut. Seluruh jajaran relawan bekerja tanpa kenal lelah demi menuntaskan tugas kemanusiaan ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Perlakuan yang layak dan terhormat bagi seluruh korban menjadi komitmen bersama yang dijaga ketat hingga akhir operasional.