Dalam situasi darurat medis, ketersediaan darah menjadi faktor penentu antara hidup dan mati. Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) memahami betul urgensi ini, sehingga mereka beroperasi siaga 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, untuk memastikan pasokan darah yang aman dan berkualitas selalu tersedia kapan pun dibutuhkan oleh masyarakat. Dedikasi ini adalah pilar utama pelayanan kesehatan di Indonesia.
Pelayanan darah bukan sekadar proses pengambilan darah, melainkan sebuah rantai kompleks yang melibatkan rekrutmen donor, pengambilan, pengolahan, penyimpanan, hingga pendistribusian. UDD PMI berperan sentral dalam menjaga kelancaran rantai ini. Tim profesional yang terdiri dari dokter, perawat, dan teknisi laboratorium bekerja tanpa henti, bahkan di hari libur besar atau tengah malam, untuk memproses dan menyiapkan darah yang siap pakai. Sebagai contoh, pada malam Idul Fitri 2025 lalu, UDD PMI Surabaya melaporkan bahwa mereka tetap melayani permintaan darah dari 15 rumah sakit di wilayahnya, menunjukkan komitmen siaga 24 jam mereka.
Kepala UDD PMI Pusat, Dr. Indah Kusumawardani (53), dalam pernyataannya pada 10 Juni 2025, menjelaskan bahwa sistem manajemen stok darah PMI didukung oleh teknologi modern untuk memantau ketersediaan darah secara real-time. “Kami memiliki sistem inventarisasi yang terintegrasi di seluruh UDD PMI provinsi dan kabupaten/kota, sehingga setiap kebutuhan darah dapat terpenuhi dengan cepat dan efisien,” ujar Dr. Indah. Sistem ini memungkinkan PMI untuk segera mengidentifikasi kekurangan jenis darah tertentu dan mengoordinasikan pengiriman dari UDD terdekat.
Komitmen siaga 24 jam ini juga didukung oleh keberadaan fasilitas penyimpanan darah yang canggih, termasuk bank darah dengan suhu terkontrol dan sistem keamanan ganda untuk menjaga kualitas darah. Proses skrining yang ketat terhadap setiap kantong darah juga menjadi prioritas utama PMI, memastikan bahwa darah yang didistribusikan bebas dari penyakit menular seperti HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, dan Sifilis, demi keamanan pasien.
Dengan semangat kemanusiaan yang tak pernah padam, UDD PMI terus berinovasi dan meningkatkan kapasitasnya. Mereka tidak hanya menjamin ketersediaan darah, tetapi juga mengedukasi masyarakat akan pentingnya donor darah sukarela yang berkelanjutan. Berkat operasional siaga 24 jam UDD PMI, banyak nyawa telah tertolong, membuktikan peran vital mereka dalam sistem kesehatan nasional.