Rasa melayang atau pusing merupakan salah satu reaksi psikofisik sementara yang kadang dialami oleh pendonor darah, terutama pemula. Munculnya gejala pusing setelah donor ini umumnya disebabkan oleh penurunan tekanan darah seketika saat volume cairan pembuluh darah berkurang. Penanganan yang cepat dan benar sangat dibutuhkan agar gejala ringan ini tidak berlanjut menjadi pingsan atau cidera terjatuh.
Rasa melayang atau pusing harus segera direspon dengan mengambil posisi berbaring telentang dan menaikkan posisi kedua kaki lebih tinggi dari jantung. Posisi ini membantu mengalirkan kembali darah kaya oksigen menuju otak secara lebih cepat berkat bantuan gaya gravitasi. Bernapaslah secara perlahan dan dalam melalui hidung lalu hembuskan lewat mulut hingga rasa melayang menghilang sepenuhnya.
Jangan sekali-kali memaksakan diri untuk berdiri atau berjalan saat kepala masih terasa berputar atau pandangan mengabur secara mendadak. Mintalah bantuan petugas medis terdekat jika Anda masih berada di lokasi donor agar segera mendapatkan pertolongan pertama yang sesuai. Ketenangan pikiran memegang peranan penting dalam mempercepat pemulihan fungsi saraf otonom tubuh Anda.
Kesiapsiagaan menangani kondisi darurat kesehatan sejalan dengan semangat pembinaan kapasitas para tenaga penolong di lapangan. Kehadiran kegiatan pelatihan relawan siaga bencana menjadi bukti pentingnya penguasaan keterampilan pertolongan pertama bagi setiap anggota. Keterampilan ini sangat bermanfaat dalam menangani berbagai situasi kritis di tengah masyarakat.
Minumlah air putih atau jus manis secara perlahan saat rasa pusing mulai mereda untuk membantu menaikkan volume darah dan kadar gula. Hindari gerakan berdiri secara mendadak dari posisi duduk atau berbaring demi mencegah efek hipotensi ortostatik. Berikan jeda waktu beberapa detik saat mengubah posisi tubuh agar sistem sirkulasi darah sempat beradaptasi.
Mengondisikan tubuh dalam keadaan rileks serta tidak stres sebelum donor sangat ampuh menekan risiko munculnya reaksi pusing. Rasa cemas berlebihan terhadap jarum suntik sering kali menjadi pemicu utama munculnya pusing psikogenik saat darah mulai diambil. Lakukan latihan pernapasan santai sebelum tindakan medis dilakukan oleh petugas.
Upaya mengatasi pusing donor dengan panduan tepat menjamin keselamatan dan kenyamanan Anda selama menjalani aksi kemanusiaan ini. Reaksi tubuh yang terkontrol dengan baik akan meningkatkan rasa percaya diri untuk kembali berpartisipasi pada kesempatan donor berikutnya. Jaga selalu kondisi kesehatan diri sebelum dan sesudah menyumbangkan darah.